
beberapa ini pikiran saya dibingungkan tentang kemana saya akan melanjutkan pendidikan setelah lulus diploma ini. ada beberapa pilihan yang berprospek bagus untuk masa depan saya. ke australia. ke london atau mentok2nya tetep di malaysia. dilihat dari besarnya biaya hidup dan sekolah, sudah jelas malaysia yang paling sedikit mengeluarkan biaya. tapi dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya ga mau nerusin ke malaysia. disamping karena alasan lagi2 harus ambil sertifikat dr limkokwing, saya sudah bosan dan sedang butuh suasana baru.
pilihan ke australia maupun ke london juga menarik. kalo saya ambil di australia, saya mungkin bakalan ambil jurusan advertising di edith cowen university di perth. biar kata orang kotanya sepi dan ga begitu menarik, saya tidak ambil pusing. yang penting, saya bakalan ketemu suasana baru dan toh, saya hanya akan tinggal disana selama satu setengah tahun.
pilihan kedua. ke london. dengan mengambil satu semester di limkokwing dan satu semester di bedforshire, saya sudah bisa dapat sertifikat dari bedfordshire. salah satu universitas yang punya reputasi bagus di bidang media di uk. ya memang, biayanya memang sangat amat mahal namun ga menutup kemungkinan saya bisa melanjutkan kesana. kalo dihitung2, biayanya juga ga berbeda jauh kalo saya melanjutkan sekolah ke australia. dan hey, ini london. dengan pergi ke london, saya sih yakin kalau saya bisa much exposure daripada kalo saya melanjutkan kuliah di malaysia maupun australia.
tapi kembali lagi ke masalah finansial keluarga saya, saya pikir ayah saya tidak akan mengijinkan saya kuliah ke australia atau ke london dalam waktu dekat ini. apalagi dengan naiknya harga bbm, saya rasa saya akan memaksakan keluarga saya kalau saya berangkat di bulan juli atau agustus ini.
saya pikir, keputusan yang paling bisa diambil dalam waktu dekat ini adalah bekerja sementara saya dan ayah saya mengumpulkan uang agar saya bisa meneruskan diluar negeri. apakah itu keputusan yang paling tepat? saya juga ga tau. orang bilang, kalau kita sudah tau enaknya bekerja, kita jadi lupa kuliah. dan saya pun tidak bisa menjamin kalo saya tidak menjadi seperti mereka. mama saya sedikit kecewa ketika mendengar keputusan saya. mama saya pun bilang kalau sebaiknya saya bersekolah dulu sampai tamat baru bekerja. tapi saya tidak mau memaksakan diri saya untuk meneruskan kuliah di malaysia, karena saya tau pasti nanti ujung2nya saya yg jadi tdk semangat kuliah.
ya dalam hidup pasti ada keputusan besar yang diambil. dan saya tahu, keputusan besar juga mengandung resiko yang besar juga. tapi inilah keputusan yang akan saya ambil sekarang dan saya yakin saya tidak takut menhadapi resikonya. at least i hope.:)
pilihan ke australia maupun ke london juga menarik. kalo saya ambil di australia, saya mungkin bakalan ambil jurusan advertising di edith cowen university di perth. biar kata orang kotanya sepi dan ga begitu menarik, saya tidak ambil pusing. yang penting, saya bakalan ketemu suasana baru dan toh, saya hanya akan tinggal disana selama satu setengah tahun.
pilihan kedua. ke london. dengan mengambil satu semester di limkokwing dan satu semester di bedforshire, saya sudah bisa dapat sertifikat dari bedfordshire. salah satu universitas yang punya reputasi bagus di bidang media di uk. ya memang, biayanya memang sangat amat mahal namun ga menutup kemungkinan saya bisa melanjutkan kesana. kalo dihitung2, biayanya juga ga berbeda jauh kalo saya melanjutkan sekolah ke australia. dan hey, ini london. dengan pergi ke london, saya sih yakin kalau saya bisa much exposure daripada kalo saya melanjutkan kuliah di malaysia maupun australia.
tapi kembali lagi ke masalah finansial keluarga saya, saya pikir ayah saya tidak akan mengijinkan saya kuliah ke australia atau ke london dalam waktu dekat ini. apalagi dengan naiknya harga bbm, saya rasa saya akan memaksakan keluarga saya kalau saya berangkat di bulan juli atau agustus ini.
saya pikir, keputusan yang paling bisa diambil dalam waktu dekat ini adalah bekerja sementara saya dan ayah saya mengumpulkan uang agar saya bisa meneruskan diluar negeri. apakah itu keputusan yang paling tepat? saya juga ga tau. orang bilang, kalau kita sudah tau enaknya bekerja, kita jadi lupa kuliah. dan saya pun tidak bisa menjamin kalo saya tidak menjadi seperti mereka. mama saya sedikit kecewa ketika mendengar keputusan saya. mama saya pun bilang kalau sebaiknya saya bersekolah dulu sampai tamat baru bekerja. tapi saya tidak mau memaksakan diri saya untuk meneruskan kuliah di malaysia, karena saya tau pasti nanti ujung2nya saya yg jadi tdk semangat kuliah.
ya dalam hidup pasti ada keputusan besar yang diambil. dan saya tahu, keputusan besar juga mengandung resiko yang besar juga. tapi inilah keputusan yang akan saya ambil sekarang dan saya yakin saya tidak takut menhadapi resikonya. at least i hope.:)


2 comments:
hai buk kul d indonesia aja d kampung sendiri aja kalu bingung.
kl g gt jadi artis aja kayak vero gmn?
wew. jadi artis? boleh. tp saya tdk bermodal niiihhh. gimana donkk? :p
maunya belajar dulu yg bener deh. biar ada modal ntar. heuheuheuhue
Post a Comment